Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2020

Mimpi yang Tertunda di Pulau Tunda

Setiap waktu, setiap saat, setiap hembusan nafas kini penuh akan rasa syukur. Diri yang kian hari kian tua namun semangat tak kunjung menua. Kulit yang semakin termakan usia, tapi jiwa tetaplah muda. Semua sesederhana itu. Manusia saja yang kadang memperumit hal yang sepatutnya disederhanakan. Tidak mudah untuk membentuk diri menjadi mengesankan. Butuh ditempa berkali-kali. Entah dengan kecewa atau sakit hati. Memang, perjalanan menggiring seseorang menjadi lebih sentimen dan pemerhati hal-hal kecil. Terbentuk atas muaknya segala ambisi dari kota, menyerah pada setiap kemunafikan, memilih mengasingkan diri ke salah satu pulau terpencil di daerah Banten. Ada pula yang lebih istimewa daripada membicarakan jatuh cinta dan sakit hati. Tentang segala rasa syukur terkait apa yang terjadi bisa saja digariskan untuk mendekatkan pada setiap jawaban dan tujuan. Sebab, yang paling ‘salah’ dari jatuh kemudian cinta adalah ketika seseorang menyelam terlalu dalam pada imaji yang dibuatnya sendi...